Lebih Baik Kehilangan Cinta Karena Allah, Dari Pada Kehilangan Tuhan Karena Cinta

    310
    0
    Tidak sedikit dari kita yang pernah merasakan sakit karena cinta, sebelum Tuhan benar-benar pertemukan kita dengan jodoh yang benar-benar mempunyai cinta yang hakiki.



    Tapi tidak usah merasa khawatir dan bersedih hati, jikalau keputusanmu meninggalkannya memang karena Allah. Sebab jikalau kau mengambil langkah meninggalkan cinta yang kau jalin karena Allah, maka Tuhan akan menggantinya dengan cinta yang jauh lebih baik.

    Jika dalam meninggalkannya kau sadar bahwa cinta yang kau miliki selama ini yakni cinta yang dibenci oleh Allah, maka suatu dikala kau akan diganti dengan cinta yang didalamnya selalu terlimpah rahmat dari-Nya.

    Karena lebih baik kehilangan cinta karena Allah, dari pada kehilangan Tuhan karena cinta. Lebih baik kehilangan kasih sayang yang dibuai oleh cinta yang haram karena Allah, dari pada kehilangan kasih sayang Tuhan karena sebuah cinta yang dibenci-Nya.

    Tidak Apa-Apa Melepas Cinta Yang Digenggam Karena Allah, Demi Menggenggam Cinta Yang Pasti dari Allah

    Tidak usah merasa menyesal jikalau cinta yang kau yakini baik selama ini harus kau lepas karena kau memilih untuk taat kepada Allah. Tidak usah gelisah jikalau cinta yang biasa menyandingmu tiba-tiba harus bersanding dengan orang lain, karena mungkin Tuhan memisahkanmu hanya untuk mempersatukanmu dengan seseorang yang memang terbaik menurut Allah.

    Jadi, tidak apa-apa jikalau kau harus melepas cinta yang digenggam karena Allah, alasannya yakni Tuhan akan menggenggammu bersama pemilik cinta yang telah Tuhan anugerahkan cinta kasih-Nya ditangannya.

    Jodoh Itu Bukan Hanya Tentang Cinta, Karena Tanpa Berawal Dari Cintapun Jika Jodoh Pasti Bertemu

    Ingatlah, bahwa jodoh itu bukan hanya sekedar wacana cinta, karena banyak orang yang berjodoh dengan seseorang pada awalnya memang tidak pernah merasakan yang namanya cinta. Sebab cinta yang hakiki itu akan tiba dikala keduanya sudah sama-sama mengharap cinta dari sang maha pemberi cinta dalam sebuah ikatan yang sakral, yaitu sebuah jalinan yang diikat dalam pernikahan.

    Tidak Usah Menyesali Yang sudah Terjadi, Karena Yang Pergi Bukan Jodoh Tapi Hanyalah Cinta

    Jadi tidak usah menyesali apa-apa yang sudah terjadi dalam hidup ini, apalagi hanya karena cinta yang telah jauh darimu. Karena yang namanya jodoh pasti bertemu, dimanapun dan kapanpun. Dan perlu kau ketahui, bahwa yang hilang dalam hidupmu hanyalah cinta bukanlah jodoh. Maka dari itu tidak usah terlalu bersedih, dan larut dalam kegelisahan, apalagi hingga melupakan Tuhan dewa yang memberi kita cinta.

    Cinta Yang Hakiki Itu Hanya Milik Jodoh, Ia Yang Akan Datang Dan Takkan Pernah Pergi Lagi

    Harus kita ingat, bahwa cinta yang hakiki itu hanya milik jodoh, jadi dia akan datang dan tidak akan pernah pergi lagi. Jika cinta yang kau miliki masih saja jauh darimu, itu berarti bukan jodoh dan cinta ynag diberikanmu dulu bukanlah cinta yang hakiki.

    Karena jikalau dia memang mempunyai cinta yang hakiki karena Allah, dia akan bersegera membawamu dalam sebuah kesepakatan pernikahan. Sebab, dia tahu bahwa cinta yang hakiki akan tercipta dikala keduanya sudah berada dalam mahligai cinta suci yang diridlai Allah.

    Tetaplah Menjadi Peribadi Yang Selalu Berprasangka Baik Pada Sang Pemberi Cinta

    Iya, tetaplah selalu menjadi peribadi yang selalu mampu berprasangka baik kepada Allah, karena Dialah sang pemberi cinta. Jika kau meninggalkan cinta karena kau mengharap cinta kasih dari-Nya, maka sudah terang Tuhan akan memberimu cinta yang jauh tepat dari apa yang kau harapkan.

    Kuncinya hanyalah kau harus yakin dan terus menjadi peribadi yang lebih baik lagi, masa lalu tidak usah disesali tapi jadikanlah dia sebuah pelajaran biar kau tidak akan terjerumus kembali dengan cinta yang salah, cinta yang jalinannya dibenci oleh Allah.


    Rekomendasi :   Aku Tak Pernah Lelah Menunggu Engkau Datang Membawa Cinta Yang Kupesan