11 Slb Bakal Dibangun Kemendikbud Tahun Ini

0
14
 SLB Bakal Dibangun Kemendikbud Tahun Ini 11 SLB Bakal Dibangun Kemendikbud Tahun Ini

Kemendikbud Tahun ini akan Bangun 11 Sekolah Luar Biasa



Sebagai bentuk perhatian dan dalam rangka lebih memperlihatkan pelayanan bagi bawah umur berkebutuhan khusus, Kemendikbud di tahun ini bakal mendirikan sebanyak 11 Unit Sekolah Luar Biasa (SLB). Ini sebagai wujud perhatian dan kesepakatan pemerintah dalam hal percepatan dan ekspansi saluran pendidikan bagi bawah umur yang berkebutuhan khusus.

“Kita harus memastikan bawah umur berkebutuhan khusus ini sanggup menyebarkan potensinya supaya mereka berkembang, menjadi mandiri, dan sanggup diterima oleh masyarakat. Oleh lantaran itu Kemendikbud akan memperlihatkan prioritas percepatan dan ekspansi saluran untuk bawah umur berkebutuhan khusus,” demikian dijelaskan Mendikbud Muhadjir Effendy, pada program pembukaan Futbolnet dan Program Pendidikan Inklusif Melalui Olagraga, di SLB Negeri 1, Jakarta Selatan, Rabu (01/02/2017).

Mendikbud menyampaikan dalam pengembangan pendidikan, para pelaku pendidikan harus memegang paradigma pendidikan yaitu “Pendidikan untuk Semua” atau Education for All. Dengan paradigma ini, dalam melaksanakan pengembangan pendidikan dihentikan ada diskriminasi antara regular dengan berkebutuhan khusus.

Selain upaya tersebut, Kemendikbud juga sedang menyebarkan Sekolah Inklusi. “Melalui Sekolah Inklusi ini, bawah umur berkebutuhan khusus sanggup bersekolah bahu-membahu bawah umur regular lainnya. Dengan begitu bawah umur berkebutuhan khusus tidak mengalami ketergantungan bersekolah hanya di SLB dan mendorong kepada keluarganya supaya menyekolahkan anak-anaknya yang berkebutuhan khusus untuk bersekolah di daerahnya,” papar Muhadjir.

“Pemerintah akan memperlihatkan insentif bagi sekolah-sekolah regular inklusi ini, dan mendorong mereka untuk secara aktif mencari anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungannya,” tutur Mendikbud.

Beliau optimis dengan hadirnya Sekolah Inklusi ini akan semakin mendorong masyarakat untuk mendapatkan bawah umur berkebutuhan khusus, sehingga bawah umur kita tersebut akan berguru untuk bergaul dengan masyarakat luas.

Rekomendasi :   Mengapa Tidak Ada IPhone 9, Apa Alasannya?

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad menjelaskan dalam catatan dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik), ketika ini sudah terdapat 31.724 Sekolah Inklusi yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.
Dengan rincian sebagai berikut:

  1. Jenjang SD sebanyak 23.195 sekolah, 
  2. SMP sebanyak 5.660 sekolah dan 
  3. Jenjang Sekolah Menengan Atas 2869 sekolah.  

“Kami berharap melalui pengembangan-pengembangan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui SLB dan Sekolah Inklusi sanggup memperlihatkan layanan terbaik bagi bawah umur kita tersebut, dan layanan pendidikan kita menjadi semakin baik kedepannya,” tutup Hamid.




Sumber http://www.informasiguru.com/